Jakarta, 8 Oktober 2026 – Program Studi Kesehatan Gigi Program Diploma Tiga, Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Palembang, melaksanakan kegiatan benchmarking ke Rumah Sakit Kanker Dharmais (RSK Dharmais), Jakarta, pada Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman mengenai pengelolaan pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada pasien kanker, sekaligus menjajaki peluang kerja sama dalam bidang pendidikan, praktik klinik, dan penelitian.

Kegiatan benchmarking ini dilaksanakan oleh tim Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Palembang yang terdiri atas drg. Sri Wahyuni, M.Kes., selaku Ketua Jurusan Kesehatan Gigi; Yufen Widodo, SKM, MDSc; Abu Hamid, S.SiT., M.Kes.; Mujiyati, SE, M.Si., M.Kes.; serta drg. Meyrisa Bastari, M.Biomed.

Dalam kunjungan tersebut, tim melaksanakan kegiatan benchmarking di RS Kanker Dharmais Jakarta melalui sesi pertemuan, diskusi, dan pembelajaran terkait pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada pasien kanker. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kedua institusi untuk bertukar informasi mengenai pengelolaan pelayanan, standar operasional prosedur, serta peluang pengembangan kerja sama dalam bidang pendidikan, praktik klinik, dan penelitian.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan kelembagaan antara Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Palembang dan RS Kanker Dharmais, khususnya untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan kompetensi tenaga kesehatan gigi.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Palembang dalam memperluas wawasan institusi terhadap praktik pelayanan kesehatan gigi dan mulut di lingkungan rumah sakit, khususnya dalam konteks pelayanan pasien dengan penyakit kanker.

Mempelajari Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut

Melalui kegiatan benchmarking ini, tim Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Palembang mempelajari profil dan lingkungan pelayanan RS Kanker Dharmais sebagai rumah sakit yang menjadi rujukan dalam pembelajaran terkait penanganan pasien kanker. Informasi mengenai profil rumah sakit, jumlah kasus, serta prevalensi kasus menjadi salah satu bahan pertimbangan untuk pengembangan kemitraan akademik dan penentuan lahan praktik maupun penelitian.

Salah satu fokus utama kegiatan adalah memahami standar operasional prosedur (SOP) dalam penanganan masalah kesehatan gigi dan mulut pada pasien kanker. Aspek ini penting sebagai bahan pembelajaran untuk memperluas pemahaman mahasiswa dan tenaga pendidik mengenai kebutuhan pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada pasien dengan kondisi medis khusus.

Selain itu, benchmarking diarahkan untuk mempelajari struktur pengelolaan pelayanan, pembagian peran, serta koordinasi antarunit dalam memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Pemahaman tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan proses pembelajaran di Jurusan Kesehatan Gigi, sehingga materi akademik dapat terus diselaraskan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan di lapangan.

Penguatan Mutu Pelayanan dan Keselamatan Pasien

Kegiatan benchmarking juga memiliki tujuan untuk menggali informasi mengenai pendekatan mutu pelayanan, keselamatan pasien, pencegahan dan pengendalian infeksi, serta pengelolaan risiko dalam pelayanan kesehatan gigi dan mulut.

Aspek-aspek tersebut merupakan bagian penting dalam pembentukan kompetensi tenaga kesehatan gigi yang profesional. Pemahaman mengenai prosedur pelayanan, dokumentasi, alur pasien, dan koordinasi dengan unit terkait dapat menjadi referensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran praktik bagi mahasiswa Program Diploma Tiga Kesehatan Gigi.

Dokumentasi kegiatan memperlihatkan tim mengikuti sesi pembelajaran dan diskusi dengan menggunakan materi visual terkait kondisi rongga mulut. Kegiatan ini memberikan gambaran mengenai pentingnya pembelajaran klinik yang kontekstual, terutama dalam memahami permasalahan kesehatan gigi dan mulut pada pasien dengan kebutuhan perawatan khusus.

Melalui proses pembelajaran tersebut, hasil benchmarking diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkaya perspektif dosen dan pengelola program studi dalam mengembangkan pembelajaran yang berorientasi pada mutu, keselamatan pasien, dan kebutuhan nyata pelayanan kesehatan.

Membuka Peluang Kerja Sama Pendidikan dan Penelitian

Hasil benchmarking mengidentifikasi peluang kerja sama antara Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Palembang dan RS Kanker Dharmais, khususnya dalam pemanfaatan lahan praktik serta pelaksanaan kegiatan penelitian.

Peluang ini menjadi bagian penting dari upaya pengembangan institusi pendidikan kesehatan. Kerja sama dengan fasilitas pelayanan kesehatan dapat mendukung pengayaan pengalaman belajar, memperluas wawasan klinik, serta membuka kesempatan untuk mengembangkan penelitian yang relevan dengan permasalahan kesehatan gigi dan mulut.

Informasi mengenai profil rumah sakit, jumlah kasus, prevalensi kasus, serta standar operasional prosedur penanganan masalah kesehatan gigi dan mulut pada pasien kanker menjadi bahan awal yang dapat dipertimbangkan dalam penyusunan rencana tindak lanjut.

Meskipun demikian, peluang kerja sama tersebut masih memerlukan tindak lanjut sesuai dengan kebijakan, kebutuhan, dan ketentuan yang berlaku pada masing-masing institusi. Hasil benchmarking akan digunakan sebagai acuan dalam mempertimbangkan penunjukan lahan praktik serta pengembangan kegiatan penelitian di lingkungan Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Palembang.

Komitmen terhadap Pengembangan Pendidikan Kesehatan Gigi

Melalui kegiatan benchmarking ke RS Kanker Dharmais Jakarta, Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Palembang menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan mutu pendidikan melalui pembelajaran dari fasilitas pelayanan kesehatan yang relevan dengan kebutuhan kompetensi mahasiswa.

Hasil kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperluas wawasan tenaga pendidik dan pengelola program studi, tetapi juga menjadi dasar dalam menyusun rekomendasi tindak lanjut yang realistis dan sesuai dengan kebutuhan institusi.

Ke depan, hasil benchmarking dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan lahan praktik, memperkuat jejaring kemitraan, dan mendorong penelitian di bidang kesehatan gigi dan mulut. Upaya tersebut diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas proses pendidikan serta pembentukan lulusan kesehatan gigi yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

Dengan demikian, benchmarking ke RS Kanker Dharmais menjadi langkah strategis bagi Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Palembang dalam memperluas peluang kolaborasi dan memperkuat keterkaitan antara pendidikan, praktik klinik, dan penelitian di bidang kesehatan gigi dan mulut.

Wrote – Compilation and Publish by RiZa

Leave a Comment